![]() |
| bit bollard dermaga Sejarah dan cara kerja - MPM perkasa |
Bitt Bollard - Harboaur bollard - Bitt type bollard - Bollard Dermaga - MPM Perkasa
Pendahuluan
Dalam lingkungan maritim, keamanan dan keselamatan pekerja adalah prioritas utama. Berbagai peralatan dan struktur dirancang khusus untuk mendukung operasional kapal serta fasilitas pelabuhan agar proses sandar, bongkar muat, dan perawatan berjalan aman dan efisien. Salah satu komponen krusial yang sering kali kurang mendapatkan perhatian publik adalah bitt bollard. Meskipun bentuknya sederhana, bollard jenis “bitt” memegang peranan penting dalam mengatur dan menahan tali penambat (mooring lines) yang menahan kapal pada dermaga. Artikel ini akan membahas cara kerja bitt bollard dalam konteks maritim, perannya dalam keamanan dan keselamatan pekerja, serta menelusuri sejarah dan perkembangan bollard hingga menjadi komponen standar di berbagai pelabuhan dan kapal modern.
Sejarah Bitt Bollard
![]() |
| bit bollard dermaga Sejarah dan cara kerja - MPM perkasa |
Asal-usul Bollard
Istilah “bollard” adalah istilah yang berasal dari bahasa Inggris kuno yang merujuk pada tiang atau pilar kecil yang dipasang di dermaga untuk mengaitkan tali kapal. Pada awalnya, bollard terbuat dari kayu keras—sering kali kayu ek atau jati—yang ditanam langsung di dermaga. Bangsa Eropa, terutama Belanda dan Inggris, mengembangkan teknologi dermaga sejak abad ke-17 untuk mendukung perdagangan rempah dan kolonial, sehingga bollard kayu pun menjadi kebutuhan pokok pelabuhan.
Peralihan ke Logam
Seiring berkembangnya Revolusi Industri pada abad ke-18 hingga ke-19, bollard bertransformasi dari kayu ke logam—pertama besi cor (cast iron), kemudian baja. Logam menawarkan kekuatan tarik dan daya tahan lebih tinggi, serta tahan dari kerusakan akibat air laut dan beban dinamis dari kapal modern yang semakin besar.
Munculnya Desain “Bitt”
Pada abad ke-19, dimulailah evolusi desain bollard klasik menjadi bollard bitt. Bitt berupa sepasang “lengan” atau “horn” yang memanjang secara horizontal membentuk seperti tanduk. Desain ini memudahkan penggulingan dan pengaturan tali penambat—garis tali dapat dibungkus beberapa kali di antara kedua horn untuk meningkatkan gesekan dan mengurangi risiko selip. Nama “bitt” kemungkinan diadopsi dari terminologi navigasi Belanda (bit) yang merujuk pada sambungan rantai atau kait kapal.
Standarisasi dan Regulasi
Memasuki abad ke-20, dengan maraknya kapal uap dan kontainer, badan organisasi maritim seperti International Maritime Organization (IMO) dan Classification Societies (misalnya Lloyd’s Register, DNV) menetapkan standar kekuatan dan instalasi bollard di kapal dan dermaga. Bollard jenis bitt menjadi standar karena kesederhanaan penggunaan dan efisiensinya dalam menangani beban tinggi.
Cara Kerja Bitt Bollard
![]() |
| bit bollard dermaga Sejarah dan cara kerja - MPM perkasa |
1. Struktur dan Bentuk
-
Bentuk Horn
Bitt bollard terdiri atas dua bagian utama berbentuk horn (tanduk) yang tegak atau melintang pada dudukan pilar. Horn ini biasanya memiliki bagian ujung yang melebar untuk mencegah tali terlepas secara tiba-tiba. -
Material
Umumnya terbuat dari baja paduan tinggi atau besi cor dengan lapisan anti-korosi (epoxy atau galvanisasi), sehingga mampu menahan beban tarik hingga puluhan ton. -
Dudukan (Base Plate)
Berdasarkan kebutuhannya, bollard dipasang pada decking kapal atau dermaga dengan dudukan berpelat tebal, diikat menggunakan baut kelas tinggi (grade 8.8 atau lebih tinggi) dan mur terkunci.
2. Prinsip Mekanis
-
Pengikatan Tali
Tali penambat dililitkan di antara kedua horn bollard secara bergantian, menciptakan helical wrap. Setiap lilitan meningkatkan gaya gesek antara tali dan permukaan bollard, sehingga gaya tarik dapat dibagi merata dan diatur. -
Kontrol Beban (Load Control)
Dengan menambah jumlah lilitan, operator dapat mengurangi laju slip bahkan di bawah beban besar. Contohnya, untuk beban 10 ton, tiga lilitan dapat menahan tanpa perlu kekuatan ekstra. -
Pengurangan Kekuatan Tarik Manual
Desain bitt meminimalkan upaya fisik pekerja. Daripada memegang tali secara langsung di air laut yang licin, pekerja hanya perlu melilitkan tali dan memastikan ujungnya terkait, lalu kontrol beban dilakukan oleh capstan atau winch eksternal bila diperlukan.
3. Implementasi di Kapal dan Dermaga
-
Di Dek Kapal
Bitt bollard dipasang di bagian dek koling (forecastle dan stern), dekat capstan, untuk pengaturan mooring lines saat kapal mendekat atau menjauh dari dermaga. -
Di Dermaga/Pontoon
Bollard yang serupa juga dipasang di lantai dermaga, biasanya dalam ukuran lebih besar (up to 50 ton WLL – Working Load Limit), untuk menahan tali-anak kapal besar.
Peran dalam Keamanan dan Keselamatan Pekerja
-
Mengurangi Risiko Selip Tali
Tarikan mendadak (shock loading) pada tali bisa terjadi akibat gelombang atau gerakan kapal. Dengan bollard bitt, jumlah lilitan dapat ditambah instan sehingga risiko tali selip atau putus dapat diminimalkan. -
Menghindari Cedera Akibat “Snapback”
Jika tali putus, ujung tali yang semula tegang akan melenting (snapback) dengan kecepatan tinggi—berpotensi menyebabkan cedera fatal. Desain bitt membantu mengurangi tekanan berlebih pada satu titik tali, sehingga mengurangi kemungkinan putus mendadak. -
Ergonomi Pekerja
Pekerja dermaga tidak perlu menahan beban langsung atau berlari memegang tali. Cukup melilitkan dan mengamankan ujung tali pada horn bollard, lalu mengoperasikan winch atau mekanisme hidrolik jika diperlukan. -
Koordinasi Tim Kerja
Bollard bitt sering kali dilengkapi dengan penanda visual (cat warna kontras), agar petugas deck dan operator winch dapat membaca jumlah lilitan dan posisi tali dengan cepat, meminimalkan miskomunikasi. -
Pencegahan Kerusakan Kapal dan Dermaga
Kekuatan lateral dan aksial bollard terukur sesuai standar, sehingga beban tidak merusak struktur dek kapal maupun lantai dermaga. Kerusakan struktur akibat bollard yang kurang kuat dapat membahayakan pekerja di sekitarnya.
Studi Kasus: Insiden yang Dihindari dengan Bitt Bollard
![]() |
| bit bollard dermaga Sejarah dan cara kerja - MPM perkasa |
Sebagai contohnya, pada tahun 2018 sebuah kapal kargo ukuran mid-range di Pelabuhan Tanjung Priok mencoba sandar saat ombak besar menerjang. Operator sempat menambah lilitan tali pada bollard bitt, sehingga sebagian besar gaya tarikan gelombang diserap melalui gesekan, dan tidak ada tali yang putus atau melenting ke area pekerja dermaga. Dengan demikian, potensi kecelakaan dapat dihindari sepenuhnya.
Kesimpulan
![]() |
| bit bollard dermaga Sejarah dan cara kerja - MPM perkasa |
Bitt bollard, meskipun terlihat sederhana, memainkan peran vital dalam operasi maritim modern. Dari akar sejarahnya sebagai tiang kayu di pelabuhan-pelabuhan Eropa abad ke-17 hingga evolusi menjadi komponen baja tahan korosi dengan kapasitas beban puluhan ton, bollard jenis bitt terbukti efektif:
-
Cara Kerja: Memanfaatkan lilitan tali pada horn untuk meningkatkan gesekan dan kontrol beban.
-
Keamanan & Keselamatan: Mengurangi risiko tali selip, putus, dan cedera snapback; memperbaiki ergonomi pekerja.
-
Standarisasi: Diatur oleh IMO dan Classification Societies, memastikan kekuatan dan pemasangan yang benar.
Dengan memahami prinsip dan sejarah bollard bitt, praktisi maritim dapat mengoptimalkan penggunaannya serta terus meningkatkan protokol keselamatan di dek kapal maupun dermaga. Perhatian terhadap perawatan—seperti pengecatan ulang anti-korosi dan pemeriksaan baut dudukan—juga penting untuk menjaga kinerja bollard dalam jangka panjang. Melalui implementasi yang tepat, bollard bitt akan selalu menjadi pilar—secara harfiah dan kiasan—dalam menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas maritim.
Tentang Kami MPM Perkasa
Website Mahameru Putra Mandiri Perkasa
Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet konstruksi serta aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.
Mahameru Putra Mandiri Perkasa juga tersedia rubber fender v, rubber fender d, rubber fender m, rubber fender cell, rubber fender cone, rubber fender cylinder, rubber fender square, bantalan jembatan / elastomeric bearing pad, rubber sheet, karet bumper D, Rubber Bumper Square, pelindung loading dock Square , asphaltic plug binder, deck drain cast iron jembatan, Grill Inlet, Manhole Cover, frontal frame fender, bollard dermaga Tee, bitt bollard dermaga, curve bollard dermaga, tee bollard dermaga, Expansion joint (karet dilatasi) hingga anchor bolt galvanis.
Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet konstruksi serta aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.
Mahameru Putra Mandiri Perkasa selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.
Account atas nama Rekening Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin setiap transaksi dengan konsumen.kami melayani pengiriman seluruh indonesia
Account Rekening atas nama Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin keamanan setiap transaksi dengan konsumen. Informasi dan permintaan penawaran terbaik hubungi kami :
website : www.mpmperkasa.com
Call & WA : 082245923265




